 |
| foto: stangzine.info |
BISNIS daging memang menggiurkan karena barang ini rasanya gurih-nikmat. Dulu ada bisnis daging celeng, lantas daging sapi, dan belakangan “daging mentah”. Ini pernyataan vulgar orang-orang kampungan yang jengkel. Daging celeng murah, sebab diharamkan kaum muslim, harga per kilogramnya cuma seperlima harga sapi. Tapi, harga daging lembu, setelah dikuasai Para Kartel Sapi, melejit hingga tiga sampai empat kalinya. Mahalnya harga daging sapi mampu menjungkalkan seorang presiden [satu partai], apalagi rekan bisnisnya tersandung daging termahal—daging dalam tanda kutip.