”Quid leges sine moribus?
(Apakah undang-undang dapat
berjalan tanpa moral?)” tanya Horatio
dalam Carmen Saeculare.
![]() |
| foto: skalanews.com |
Bisa saja bulu di atas lebih nikmat, mungkin karena kemampuan finansialnya. Maka, ketika palu hukum diayun, langsung seperti bola memantul, mandul di atas dan keras ke bawah. Orang bilang hukum cuma tajam ke bawah. Sindiran Kitab UU Hukum Pidana (KUHP) sebagai Kasih Uang Habis Perkara di era 50-an masih berlaku.
