Tampilkan postingan dengan label miskin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label miskin. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2013

Hukum, Moralitas, dan Mentalitas Pariah


”Quid  leges sine moribus?
(Apakah undang-undang dapat
berjalan tanpa moral?)” tanya Horatio
dalam Carmen Saeculare.

foto: skalanews.com
HUKUM tak pandang bulu, tapi ternyata lebih memilih bulu-bulu yang ada di bawah ketimbang yang di atas. Apakah karena lebih nikmat? Belum ada penelitian ilmiah, kendati dugaan empirik mengatakan bisa jadi iya. Buktinya, orang kecil, strata masyarakat bawah, wong cilik, kawula alit, lebih rentan dituntut, dihukum lebih berat.

Bisa saja bulu di atas lebih nikmat, mungkin karena kemampuan finansialnya. Maka, ketika palu hukum diayun, langsung seperti bola memantul, mandul di atas dan keras ke bawah. Orang bilang hukum cuma tajam ke bawah. Sindiran Kitab UU Hukum Pidana (KUHP) sebagai Kasih Uang Habis Perkara di era 50-an masih berlaku.